<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1965">
 <titleInfo>
  <title>SKRIPSI :</title>
  <subTitle>HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI DENGAN TERKONTROLNYA TEKANAN DARAH DI PUSKESMAS BARA-BARAYA KOTA MAKASSAR</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>INTAN PRATIWI PUTRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Kedokteran UNISMUH Makassar</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar</publisher>
  <dateIssued>2017</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Multimedia</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar Belakang : Hipertensi bisa menjadi terkontrol dan tidak terkontrol.Di Asia&#13;
Tenggara hampir 1,5 juta orang yang meninggal setiap tahunnya sesuai dengan&#13;
data dari WHO bahwa kematian akibat hipertensi di seluruh dunia bisa mencapai&#13;
9,4 juta setiap tahunnya. Di Indonesia sendiri, sesuai dengan data Riset Kesehatan&#13;
Dasar (Riskesdas) tahun 2013 melaporkan prevalensi hipertensi yaitu sebesar&#13;
26,5%. Selain dari itu, data Dinas Kesehatan Makassar melaporkan hipertensi&#13;
berada di urutan kedua sebagai 10 Penyakit Utama Di Kota Makassar Tahun 2014&#13;
dan berada di urutan ketiga sebagai 10 penyakit utama penyebab kematian di&#13;
Makassar tahun 2014.&#13;
Tujuan : Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara tingkat&#13;
kepatuhan penggunaan obat antihipertensi dengan terkonrolnya tekanan darah di&#13;
Puskesmas Bara-Baraya Makassar.&#13;
Metode : Penelitian ini menggunakan metode observasional analatikdengan&#13;
pendekatan Cross Sectional Study. Jumlah sampel sebanyak 42 orang.&#13;
Pengumpulan data dengan menggunakan Kuesioner dan Rekam Medik. Analisis&#13;
data menggunakan Mann-Whitney Test.&#13;
Hasil : Dari 42 orang responden terdapat 12 orang pasien yang patuh minum obat&#13;
antihipertensi dengan persentase 28,6 % dan 30 orang yang tidak patuh minum&#13;
obat antihipertensi dengan persentase 71,4 % dan terdapat 9 orang responden yang&#13;
memiliki tekanan darah yang terkontrol dengan persentase 21,4 % dan terdapat 33&#13;
orang responden yang tekananan darahnya tidak terkontrol dengan persentase 78,6&#13;
%. Hasil analisis didapatkan nilai p=0,000.&#13;
Kesimpulan : Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat kepatuhan&#13;
penggunaan obat antihipertensi dengan terkontrolnya tekanan darah di Puskesmas&#13;
Bara-Baraya Kota Makassar.&#13;
Kata Kunci : Hipertensi, Patuh, Terkontrol</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Obat Antihipertensi</topic>
 </subject>
 <classification>610.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar</physicalLocation>
  <shelfLocator>610.2 INT h</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KED10542049113</numerationAndChronology>
    <sublocation>FK Library (Skripsi/CD KTI)</sublocation>
    <shelfLocator>610.2 INT h</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="215" url="" path="/SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf">Download</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <slims:image>IMG_20190821_095106.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1965</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-08-09 13:19:39</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-03 08:50:56</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>