<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1944">
 <titleInfo>
  <title>Skripsi :</title>
  <subTitle>KARAKTERISTIK PENDERITA KATARAK DI BALAI KESEHATAN MATA MASYARAKAT (BKMM) MAKASSAR TAHUN 2016</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NABIGHA YUSHATIA PUTRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Kedokteran UNISMUH Makassar</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar</publisher>
  <dateIssued>2016</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Multimedia</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>LATAR BELAKANG: Indera penglihatan merupakan bagian dari tubuh manusia&#13;
yang mempunyai fungsi sangat penting. Indera ini dapat mengalami kelainan&#13;
seperti buta. Katarak merupakan penyebab utama kebutaan di dunia, khususnya&#13;
negara berkembang seperti Indonesia. Katarak adalah keadaan dimana terjadi&#13;
kekeruhan pada serabut di dalam kapsul lensa. Prevalensi kebutaan di Indonesia&#13;
mancapai 1,5% dari jumlah penduduk Indonesia menurut survey tahun 1996. Dan&#13;
katarak merupakan penyebab utama kebutaan di Indonesia dengan persentase&#13;
sebesar 0,78%.&#13;
TUJUAN: Untuk mengetahui karakteristik penderita katarak di Balai Kesehatan&#13;
Mata Masyarakat (BKMM) Makassar tahun 2016.&#13;
METODE: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Data diambil&#13;
dari data sekunder dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data diolah&#13;
menggunakan program SPSS ver. 21.&#13;
HASIL: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada tahun 2016 penderita&#13;
katarak di BKMM Makassar yang berusia 50 tahun sebanyak 84,0%. Berdasarkan jenis kelamin,&#13;
perempuan sebanyak 55,6% sedangkan laki-laki 44,4%. Pada penderita yang&#13;
memiliki riwayat penyakit DM sebesar 28,4% dan yang tidak memiliki riwayat&#13;
penyakit DM sebesar 71,6%. Dan pada penderita dengan riwayat penyakit&#13;
hipertensi sebesar 32,1% dan yang tidak memiliki riwayat penyakit hipertensi&#13;
sebesar 67,9%.&#13;
KESIMPULAN: Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa usia dan jenis&#13;
kelamin dapat menjadi faktor risiko terhadap kejadian katarak.&#13;
DAFTAR PUSTAKA: 45 (2004-2016)&#13;
KATA KUNCI: karakteristik, Katarak</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>KATARAK</topic>
 </subject>
 <classification>610.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar</physicalLocation>
  <shelfLocator>610.2 NAB k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KED10542050013</numerationAndChronology>
    <sublocation>FK Library (Skripsi/CD KTI)</sublocation>
    <shelfLocator>610.2 NAB k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="197" url="" path="/SKRIPSI LENGKAP KATARAK.docx" mimetype="application/msword">Download</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <slims:image>IMG_20190821_095106.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1944</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-08-09 10:41:03</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-10 14:45:40</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>