<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1910">
 <titleInfo>
  <title>Skripsi:</title>
  <subTitle>FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN TERHADAP KELAINAN REFRAKSI PADA PASIEN DI BALAI KESEHATAN MATA MASYARAKAT (BKMM) KOTA MAKASSAR TAHUN 2014</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FAHYUNI FARAWATI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Kedokteran UNISMUH Makassar</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar</publisher>
  <dateIssued>2016</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>LATAR BELAKANG: Kelainan refraksi mata atau anomali refraksi adalah  keadaan dimana bayangan tegas tidak dibentuk pada retina tetapi di bagian depan atau belakang bintik kuning dan tidak terletak pada satu titik yang tajam. Kelainan refraksi dikenal dalam bentuk miopia, hipermetropia, astigmatisma dan presbiopia.
TUJUAN: Untuk mengetahui faktor-faktor risiko yang mempengaruhi kelainan refraksi pada pasien di Balai Kesehatan Mata Masyarakat (BKMM) di Makassar Tahun 2014. 
METODE: Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan rancangan cross-sectional. Sampel adalah pasien di BKMM kota Makassar. Data diperoleh dari data sekunder yang diperoleh dari rekam medik pasien di Balai Kesehatan Mata Masyarakat (BKMM) di Makassar Tahun 2014, kemudian dianalisis menggunakan program SPSS (Statistical Product and Service Solutions) for windowsversion 21 dengan uji Pearson Chi Square dan uji alternatif Kolmogorov-Smirnov Test.
HASIL: Jumlah sampel yang terlibat dalam penelitian ini adalah 80 sampel. Prevalensi kelainan refraksi cukup tinggi dengan jenis kelainan refraksi yang terbanyak adalah miopia (46,3%), 52 orang (65%) berumur &gt; 25 tahun, terdapat 51 orang sampel perempuan (63,8%), pekerjaan terbanyak adalah swasta 45 (56,3%), pendidikan Menengah-keatas 64 orang (80%), sampel yang memiliki riwayat keturunan 59 (73,8%).
KESIMPULAN: Prevalensi Kelainan Refraksi pada pasien di Balai Kesehatan Mata Masyarakat (BKMM) kota Makassar Tahun 2014 cukup tinggi. Pada penelitian ini didapatkan hasil uji statistik  yang signifikan dengan p-value 0,000 Untuk faktor umur, 0,000 Jenis kelamin dan  0,009 yang memiliki riwayat keturunan. Sedangkan untuk Faktor Pekerjaan dan Pendidikan hasilnya tidak signifikan dengan  p-value 0,335 dan 0,164
Kata Kunci: Kelainan Refraksi, Umur, Jenis Kelamin, Pendidikan, Pekerjaan, Riwayat keturunan.

</note>
 <subject authority="">
  <topic>Refraksi</topic>
 </subject>
 <classification>610.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar</physicalLocation>
  <shelfLocator>610.2 FAH f</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">10542 0379 12</numerationAndChronology>
    <sublocation>FK Library (R 41-45)</sublocation>
    <shelfLocator>610.2 FAH f</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="162" url="" path="/BAB 1-8, DAFTAR PUSTAKA.docx" mimetype="application/msword">Download</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <slims:image>IMG_20190821_095106.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1910</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-08-09 08:49:01</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-07-01 13:12:19</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>