<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1899">
 <titleInfo>
  <title>Skripsi :</title>
  <subTitle>PENGARUH KONSUMSI PISANG AMBON (MUSA PARADISIACA L) TERHADAP TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI PRIMER DI PUSKESMAS MINASA UPA</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>WINDYANI HARDI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Kedokteran UNISMUH Makassar</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar</publisher>
  <dateIssued>2016</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Multimedia</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar Belakang : Prevalensi Hipertensi atau tekanan darah di Indonesia cukup&#13;
tinggi. Di Makassar tahun 2014, hipertensi merupakan penyebab kematian ke tiga&#13;
setelah asma dan jantung, yakni mencapai 310 jiwa. Jumlah kasus baru penyakit&#13;
tidak menular puskesmas rawat jalan kota Makassar, hipertensi merupakan urutan&#13;
pertama yang mencapai 10.236 orang. Hipertensi juga merupakan penyebab&#13;
kematian peringkat pertama penyakit tidak menular puskesmas rawat jalan di kota&#13;
Makassar, yang mencapai 248 jiwa.2 Dan berdasarkan data dari Puskesmas&#13;
Minasa Upa pada tahun 2015 hipertensi menjadi peringkat pertama penyakit&#13;
terbanyak diwilayah kerja puskesmas Minasa Upa, dengan angka kejadian 1877&#13;
orang (22,4%). Salah satu penyebab terjadinya hipertensi adalah kurangnya&#13;
asupan kalium dan tingginya asupan natrium. Dan salah satu terapi non&#13;
farmakologis yang dapat menurunkan tekanan darah ialah pisang ambon.&#13;
Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh konsumsi 2 buah pisang ambon&#13;
(±140g/buah) Perhari selama 3 hari terhadap penurunan tekanan darah penderita&#13;
hipertensi primer di Puskesmas Minasa Upa, Makassar.&#13;
Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimental analitik&#13;
dengan desain One Group Pretest-Posttest. Sampel adalah pasien hipertensi&#13;
primer yang datang berobat di Puskesmas Minasa Upa, yang dipilih dengan teknik&#13;
judgemental sampling atau purposive sampling.&#13;
Hasil : hasil uji Mc Nemar dari data keteraturan konsumsi pisang ambon terhadap&#13;
tekanan darah setelah intervensi menunjukkan nilai p value 0,039 (p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Tekanan Darah</topic>
 </subject>
 <classification>610.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar</physicalLocation>
  <shelfLocator>610.2 WIN p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KED10542038212</numerationAndChronology>
    <sublocation>FK Library (Skripsi/CD KTI)</sublocation>
    <shelfLocator>610.2 WIN p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="150" url="" path="/MANUSKRIP.pdf" mimetype="application/pdf">Download</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <slims:image>IMG_20190821_095106.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1899</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-08-08 15:34:23</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-10 13:57:20</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>