<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1777">
 <titleInfo>
  <title>SKRIPSI:</title>
  <subTitle>Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap infestasi kecacingan pada anak di sekitar wilayah TPA Tamangapa Kota Makassar 2013</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sunardi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Kedokteran unismuh Makassar</publisher>
  <dateIssued>2014</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>91 hlm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>LATAR BELAKANG : Penyakit kecacingan merupakan salah satu penyakit yang ditularkan melalui tanah, dengan dampak mengganggu perkembangan fisik, kecerdasan, mental, prestasi, dan menurunkan ketahanan tubuh. Hasil penelitian Departemen Kesehatan Indonesia di 10 provinsi dengan prevalensi kecacingan 77,14%. Hasil survei Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan di Sekolah Dasar ditemukan prevalensi kecacingan 68%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan kejadian kecacingan pada anak di TPA Tamangapa Kota Makassar.
METODE : Penelitian ini dilaksanakan pada anak-anak yang berada disekitar wilayah TPA Tamangapa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional analitk, dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan metode simple random sampling. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi-square pada program SPSS Statistics ver.20.
HASIL : Jumlah sampel yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 100 responden. Didapatkan tidak ada hubungan bermakna antara umur, jenis kelamin, kebiasaan menggunakan alas kaki, kebiasaan memotong kuku, kepemilikan jamban, sumber air bersih dengan kejadian infeksi kecacingan pada anak di TPA Tamangapa (p &gt; 0,05). Ada hubungan bermakna antara kebiasan cuci tangan, kebiasaan kontak dengan tanah, makan obat, jenis lantai rumah dengan kejadian infeksi kecacingan pada anak di TPA Tamangapa (p &lt; 0,05).
KESIMPULAN : Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dari hasil uji statistik yang mempunyai hubungan dengan kejadian infestasi kecacingan adalah kebiasan cuci tangan, kebiasaan kontak dengan tanah, makan obat, jenis lantai rumah dengan kejadian infeksi kecacingan pada anak di TPA Tamangapa
KATA KUNCI : Infestasi cacing, Anak, TPA Tamangapa</note>
 <subject authority="">
  <topic>Infestasi Cacing</topic>
 </subject>
 <classification>610.6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar</physicalLocation>
  <shelfLocator>610.6 SUN f</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">1054 20 21310</numerationAndChronology>
    <sublocation>FK Library (R 41-45)</sublocation>
    <shelfLocator>610.6 SUN f</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>IMG_20190821_095106.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1777</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-08-01 07:44:47</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-06-30 09:57:36</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>