<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1393">
 <titleInfo>
  <title>skripsi:</title>
  <subTitle>Hubungan intensitas kebiasaan di lingkungan kerja dengan tingkatan tekanan darah pada karyawan pabrik PT.Semen Tonasa di kabupaten Pangkajene dan Kepulauan tahun 2013</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Ichsan Lakota</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Kedokteran unismuh Makassar</publisher>
  <dateIssued>2014</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>98 hlm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar Belakang: Hubungan antara kebisingan dengan kemungkinan timbulnya gangguan
terhadap kesehatan sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu intensitas kebisingan,
frekuensi kebisingan, dan lamanya seseorang berada di tempat atau di dekat bunyi tersebut.
Pekerja yang terpapar kebisingan, cenderung memiliki emosi yang tidak stabil.
Ketidakstabilan emosi tersebut akan mengakibatkan stress. Stress yang cukup lama, akan
menyebabkan terjadinya penyempitan pembuluh darah, sehingga memacu jantung untuk
bekerja lebih keras memompa darah ke seluruh tubuh. Dalam waktu yang lama, akan
menyebabkan peningkatan tekanan darah.
Metode Penelitian : Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan
pendekatan Cross Sectional. Dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu
purposive sampling. Besar sampel pada penelitian ini adalah 78 responden yang diambil
dari PT. Semen Tonasa. Metode pengumpulan data dengan kuesioner. Analisis data dengan
menggunakan Chi-square dan Paired Simple T-Test
Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan terdapat 59 orang (75,6%) yang
mengalami peningkatan tekanan darah sistolik, dan terdapat 60 orang (76,9%) yang
mengalami peningkatan tekanan darah diastolik. Hasil analisis uji Chi-Square
menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas kebisingan dengan
peningkatan tekanan darah sistolik (p:0.020) dan peningkatan tekanan darah diastolik
(p:0.013).
Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas kebisingan di
lingkungan kerja dengan peningkatan tekanan darah baik tekanan darah sistolik dan
tekanan darah diastolik.
Keyword : Intensitas Kebisingan, Peningkatan Tekanan Darah</note>
 <subject authority="">
  <topic>Tekanan Darah</topic>
 </subject>
 <classification>610.6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar</physicalLocation>
  <shelfLocator>610.6 MUH h</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">10542021910</numerationAndChronology>
    <sublocation>FK Library</sublocation>
    <shelfLocator>SKR-K14</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="7" url="" path="/Skripsi.pdf" mimetype="application/pdf">Download</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <slims:image>IMG_20190821_095106.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1393</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-01-10 09:57:59</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-06-30 12:44:53</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>