<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1364">
 <titleInfo>
  <title>SKRIPSI. HUBUNGAN ANTARA PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DAN SUSU FORMULA TERHADAP FREKUENSI KEJADIAN DIARE PADA BAYI UMUR 6-12 BULAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>INDRA RIZAL RASYID</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>FAJRUL SIYAM ANSAR</publisher>
  <dateIssued>2014</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>53 HLM</extent>
 </physicalDescription>
 <note>LATAR BELAKANG : Menurut data World Health Organization (WHO) pada tahun 2000-2003, penyakit diare merupakan penyebab kematian dengan urutan kedua tertinggi di dunia pada bayi dengan Proportioanal Mortality Rate 17%.
TUJUAN : Untuk mengetahui adanya hubungan antara pemberian ASI Ekslusif dan susu formula terhadap frekuensi kejadian diare pada bayi umur 6-12 bulan.
METODE : Penelitian ini merupakan penelitian observasional, dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel berdasarkan teknik purposive sampling dari populasi bayi yang berusia 6-12 bulan, dengan menggunakan kuesioner yang ditanyakan langsung kepada responden dengan jumlah sampel sebanyak 90 responden. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik chi square dengan menggunakan program komputer dengan tingkat signifikansi 5% (0,05).
HASIL : Hasil penelitian diperoleh kategori cara pemberian susu persentase tertinggi pada bayi yang diberi Susu formula sebesar 56,7%, sedangkan untuk kategori frekuensi kejadian diare persentase tertinggi terdapat pada bayi yang tidak sering mengalami diare yaitu sebesar 58.9%. Dari uji statistik chi square didapat nilai p sebesar 0.001 lebih kecil dari 0,05, sehingga dari penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pemberian ASI ekslusif dan susu formula terhadap frekuensi kejadian diare.
KESIMPULAN: Jumlah persentase bayi yang sering mengalami diare lebih banyak pada bayi yang di berikan susu formula dari pada ASI ekslusif, terdapat hubungan antara pemberian ASI ekslusif dan susu formula terhadap frekuensi kejadian diare pada bayi umur 6-12 bulan.
KATA KUNCI : ASI eksklusif , susu formula, diare</note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar</physicalLocation>
  <shelfLocator>SKR-K14</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">FK.SKR-K14.RAS.H1</numerationAndChronology>
    <sublocation>FK Library (R 41-45)</sublocation>
    <shelfLocator>SKR-K14</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="8" url="" path="/ABSTRAK.pdf" mimetype="application/pdf">Dowload</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <slims:image>IMG_20190821_095106.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1364</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-01-10 08:58:43</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-06-30 13:02:43</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>