<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1335">
 <titleInfo>
  <title>Skripsi.HUBUNGAN PRESTASI BELAJAR DENGAN PENYAKIT KECACINGAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN LABBAKKANG PANGKEP</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIZQI ANUGRAHYANI AMIR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">FK UNISMUH Makassar</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Kedokteran unismuh Makassar</publisher>
  <dateIssued>2013</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>90 hlm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>LATAR BELAKANG : Penyakit kecacingan yang diakibatkan oleh cacing yang ditularkan melalui tanah merupakan salah satu penyakit yang masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Meskipun tidak mematikan, tetapi penyakit kecacingan dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada manusia berupa menurunnya kondisi gizi dan kesehatan masyarakat. Dalam jangka panjang, pada anak-anak penyakit kecacingan dapat berdampak pada gangguan kemampuan dalam belajar.
TUJUAN : Untuk mengetahui hubungan antara prestasi belajar dengan penyakit kecacingan pada anak Siswa Sekolah Dasar.
METODE : Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah murid kelas I-V dari SDN 7 Kayumate sebanyak 98 orang, dilakukan secara Total Sampling. Data diperoleh pemeriksaan tinja dan nilai rapor tiap siswa. Pemeriksaan Tinja dilakukan dengan metode Natif (Metode Sederhana) dan data dianalisis menggunakan uji Chi Square. HASIL : Penelitian menunjukan bahwa dari 98 orang siswa sekolah dasar, distribusi infeksi kecacingan berdasarkan prestasi belajar dimana siswa yang positif terinfeksi kecacingan dengan prestasi belajar yang tinggi yaitu sebanyak 12 orang (12,2%) dan siswa yang positif terinfeksi kecacingan dengan prestasi belajar rendah yaitu sebanyak 44 orang (44,9%). Hasil uji statistik Chi Square menunjukkan bahwa p= 0.041 (p</note>
 <subject authority="">
  <topic>Kecacingan</topic>
 </subject>
 <classification>610.6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar</physicalLocation>
  <shelfLocator>610.6 RIZ h</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">10542 0118 09</numerationAndChronology>
    <sublocation>FK Library (R 41-45)</sublocation>
    <shelfLocator>610.6 RIZ h</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <slims:image>IMG_20190821_095106.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1335</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-01-09 15:50:04</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-06-30 13:58:47</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>