<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1307">
 <titleInfo>
  <title>Skripsi :</title>
  <subTitle>Hubungan anemia pada ibu hamil dengan kejadian bayi berat lahir rendah di RSIA Sitti Khadijah 1 Kota Makassar tahun 2011</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sherly Sumartiya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">FK UNISMUH Makassar</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Kedokteran unismuh Makassar</publisher>
  <dateIssued>2013</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>59 hlm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>LATAR BELAKANG : Angka kematian bayi di Indonesia termasuk salah satu
yang paling tinggi di dunia. Berdasarkan SDKI 2007, pada tahun1990 angka
kematian bayi sebesar 68 per 1000 kelahiran hidup. Data terakhir, AKB menjadi
34/1000 kelahiran hidup dan angka kematian balita 44/1000 kelahiran hidup.
Walaupun angka ini telah turun dari tahun 1990, penurunan ini masih jauh dari
target, tahun 2015 dimana AKB diharapkan turun menjadi 23 dan AKBal 32 per
1000 kelahiran hidup.
TUJUAN :Mengetahui hubungan antara anemia dengan kejadian bayi berat lahir
rendah.
METODE :Penelitian ini menggunakan desain crossectional yang dilakukan di
RSIA Sitti Khadijah 1 kota Makassar. Jumlah populasi keseluruhan sebanyak 95
responden dan jumlah sampel yang diteliti sebanyak 95 responden yang diambil
secara total sampling. Data responden diperoleh rekam medik. Uji statistik yang
dipakai adalah chi-square atau fisher sebagai uji alternatifnya.
HASIL : diperoleh nilai p adalah 0,038 dimana nilai p kurang dari 0,05 yang
berarti terdapat hubungan yang bermakna antara anemia ibu hamil dengan
kejadian bayi berat lahir rendah, sedangkan nilai POR sama dengan 2,47 dengan
Confidence Interval antara 1,04 sampai dengan 5,85 yang berarti ibu yang
menderita anemia akan mempunyai risiko 2,47 kali melahirkan bayi berat lahir
rendah.
KESIMPULAN: Terdapat hubungan antara anemia ibu hamil dengan kejadian
Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di RSIA Sitti Khadijah 1 Makassar.
KATA KUNCI: Anemia Ibu Hamil, BBLR.</note>
 <subject authority="">
  <topic>IBU HAMIL</topic>
 </subject>
 <classification>610.6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar</physicalLocation>
  <shelfLocator>610.6 SHE h</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">10542 0122 09</numerationAndChronology>
    <sublocation>FK Library (R 41-45)</sublocation>
    <shelfLocator>610.6 SHE h</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="53" url="" path="/sherly sumartiya.pdf" mimetype="application/pdf">Download</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <slims:image>IMG_20190821_095106.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1307</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-01-09 14:43:04</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-06-30 13:18:42</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>