<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1305">
 <titleInfo>
  <title>Skripsi :</title>
  <subTitle>Faktor-faktor yang mempengaruhi kematian perinatal yang dirujuk di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar 2011-2012</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muh. Gatra Pratama</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
  </place>
  <publisher>Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar</publisher>
  <dateIssued>2013</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>LATAR BELAKANG: Angka kematian perinatal ( AKP ) merupakan tolak ukur 
untuk menilai keberhasilan pelayanan obstetri terhadap perinatal di suatu negara.
Hal  ini  dapat  menunjukkan  bahwa  AKP  yang  tinggi  berarti  pelayanan  Perinatal 
belum begitu efisien atau memadai, sebaliknya jika AKP rendah berarti pelayanan 
perinatal sudah mulai baik.  Pemerintah Republik Indonesia menyadari pentingnya 
keberhasilan AKP. Hal tersebut jelas disebutkan di Dalam Rencana Pembangunan 
Jangka Menengah Nasional ( RPJMN ) tahun 2010-2014 bahwa salah satu sasaran 
RPJMN adalah menurunkan AKP/AKB dari 34 per 1000 kelahiran hidup menjadi 
23 per 1000 kelahiran hidup. 
TUJUAN:  Untuk  mengetahui  faktor-faktor  yang  mempengaruhi  kematian 
perinatal yang di rujuk di RSUP DR. Wahidin Sudirohusodo Makassar.
METODE:  Penelitian  ini  merupakan  penelitian  cross  sectional  terhadap  faktor 
kematian  perinatal  yang  di  rujuk  di  Rumah  Sakit  Wahidin  Sudirohusodo  Kota 
Makassar tahun 2011-2012. 
HASIL:  Hasil  penelitian  menyatakan  umur  masa  kehamilan  perinatal  yang 
berisiko  terjadi  kematian  perinatal  sebanyak  52  orang  (  77,6%  ).  Untuk  umur 
masa kehamilan perinatal yang tidak berisiko terjadi kematian sebanyak 4 orang 
(  9,3%  ).  Untuk  faktor  berat  badan  hasil  penelitian  menyatakan  BBLR  terjadi 
kematian perinatal sebanyak 45 orang ( 68,2% ).  Untuk BBLN terjadi kematian 
perinatal sebanyak 11 orang ( 25,0% ).
KESIMPULAN:  Ada  hubungan  antara  umur  masa  kehamilan  dan  berat  badan 
perinatal dengan kematian perinatal yang dirujuk di RSUP Wahidin Sudirohusodo 
kota Makassar.
KATA KUNCI : Faktor kematian perinatal, kasus rujukan kematian perinatal.</note>
 <subject authority="">
  <topic>kematian perinatal</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar</physicalLocation>
  <shelfLocator>SKR-K13</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">fk.SKR-K13.PRA.f1</numerationAndChronology>
    <sublocation>FK Library (R 41-45)</sublocation>
    <shelfLocator>SKR-K13</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="49" url="" path="/SKRIPSI JADI.pdf" mimetype="application/pdf">Dowload</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <slims:image>IMG_20190821_095106.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1305</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-01-09 14:20:25</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-06-30 13:57:24</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>