<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1304">
 <titleInfo>
  <title>Skripsi :</title>
  <subTitle>Hubungan makanan cepat saji terhadap timbulnya Akne' vulgaris di SMAN 10 Makassar</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Eza Agusalam</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">FK UNISMUH Makassar</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Kedokteran unismuh Makassar</publisher>
  <dateIssued>2013</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>62 hlm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>PENDAHULUAN: Akne vulgaris merupakan penyakit yang sangat umum
dijumpai di kalangan masyarakat khususnya pada usia remaja. Sekitar 85% orang
dalam hidupnya mengalami akne vulgaris, sehingga penyakit ini sering
diaumsikan sebagai suatu keadaan fisiologis. Makanan tinggi kalori sudah lama
diduga masyarakat sebagai salah satu penyebab dari penyakit ini, hal ini didukung
oleh meningkatnya angka kejadian akne vulgaris di negar-negara berkembang saat
ini. Dari berbagai penelitian yang dilakukan mengenai hubungan makanan dengan
kejadian akne vulgaris sejak 1946 sampai 2007 menghasilkan pertentangan
diantara para peneliti, yaitu kelompok yang setuju bahwa makanan sebagai salah
satu penyebab akne vulgaris dan kelompok yang tidak setuju
METODE: Rancangan penelitian adalah studi analitik dengan metode potong
lintang (Cross Sectional) retrospective. Sampel pada penelitian ini adalah siswasiswi
SMA Negeri 10 Makassar yang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi
yang berjumlah 150 orang.
HASIL: Dari 150 responden yang mengkonsumsi makanan cepat saji, namun
terdapat responden yang sering mengkomsumsi makanan cepat saji terdapat 62
(41.3%) dan responden yang tidak sering makan makanan cepat saji terdapat 88
(57.3%). Terdapat 27 (43.5%) responden yang sering makanan makan cepat saji
dan menderita akne vulgaris. Dan 35 (56%) responden yang sering makan
makanan cepat saji dan tidak menderita akne vulgaris. Kemudian terdapat 37
(42.0%) responden yang tidak sering makan makanan cepat saji tetapi menderita
akne vulgaris, dan 51 (58%) responden yang tidak sering makan makanan cepat
saji tetapi menderita akne vulgaris.
KESIMPULAN: berdasarkan hasil penelitian terlihat tidak ada hubungan berarti
terhadap timbulnya akne vulgaris dengan kumsumsi makanan cepat saji di SMA
10 Makassar.</note>
 <subject authority="">
  <topic>Akne Vulgaris</topic>
 </subject>
 <classification>610.6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar</physicalLocation>
  <shelfLocator>610.6 EZA h</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">10542 0137 09</numerationAndChronology>
    <sublocation>FK Library (R 41-45)</sublocation>
    <shelfLocator>610.6 EZA h</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="42" url="" path="/Eza Agusalam.pdf" mimetype="application/pdf">Download</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <slims:image>IMG_20190821_095106.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1304</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-01-09 14:15:57</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-06-30 13:24:54</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>