<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1289">
 <titleInfo>
  <title>Skripsi :</title>
  <subTitle>Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Asfiksia Neonatorum Di Rumah Sakit Khusus Daerah Ibu Dan Anak Siti Fatimah Makassar Tahun 2013</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Miftahulhaq H. Ali</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Indonesia</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Miftahulhaq H. Ali</publisher>
  <dateIssued>2014</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>105 hlm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>LATAR  BELAKANG  :  Menurut  World  Healt  Organisation  (WHO),  asfiksia 
neonatorum  merupakan  salah  satu  penyebab  utama  kematian  bayi  di  negara 
berkembang, di mana 4-9 juta kasus bayi baru lahir dengan asfiksia neonatorum 
terjadi  setiap  tahun.  Diperkirakan  1  juta  anak  yang  bertahan  setelah  mengalami 
asfiksia saat lahir, akan hidup dengan morbiditas jangka panjang seperti  cerebral 
palsy, retardasi mental dan gangguan belajar.
TUJUAN  PENELITIAN  :  Untuk  mengetahui  tingkat  kejadian  dan  faktor-faktor 
yang  berhubungan  dengan  kejadian  Asfiksia  Neonatorum  di  RSKDIA  Siti 
Fatimah Makassar pada tahun 2013.
METODE  PENELITIAN  :  Jenis  penelitian  ini  merupakan  penelitian 
observasional analitik dengan pendekatan  case control  untuk mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi kejadian asfiksia neonatorum di RSKDIA Siti Fatimah 
Makassar pada tahun 2013.
HASIL: Berdasarkan hasil uji chi square menunjukkan bahwa terdapat hubungan 
yang signifikan antara variabel usia ibu (p=0,000), paritas (p=0,044), prematuritas 
(p=0,002)  dan  BBLR  (p=0,023).  Sedangkan  pada  variabel  cara  lahir  tidak 
menunjukkan adanya hubungan yang signifikan(p=0,593).
KESIMPULAN  :  hasil  penelitian  ini  menunjukkan  bahwa  usia  ibu,  paritas, 
prematuritas, dan BBLR merupakan faktor resiko terjadinya asfiksia neonatorum. 
Sedangkan  cara  lahir  bukan  merupakan  faktor  resiko  terjadinya  asfiksia 
neonatorum
KATA KUNCI : Asfiksia Neonatorum, paritas, prematuritas, BBLR, cara lahir.</note>
 <subject authority="">
  <topic>Asfiksia Neonatorum</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar</physicalLocation>
  <shelfLocator>SKR-K14</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">fk.SKR-K14.ALI.f1</numerationAndChronology>
    <sublocation>FK Library (R 41-45)</sublocation>
    <shelfLocator>SKR-K14</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <slims:image>IMG_20190821_095106.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1289</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-01-09 12:49:42</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-06-30 13:59:38</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>